Category Archives: Artikel Kesehatan

Manfaat Minyak Ikan untuk Mengurangi Sakit Sendi

Sebagian besar orang dewasa mengalami hal yang satu ini, nyeri sendi. Ada beragam kondisi yang menjadi penyebab sakit sendi, diantaranya cedera, keseleo, dan asam urat.

Paling umum sakit sendi terjadi akibat penyakit Arthritis. Arthritis adalah keadaan yang menyebabkan sendi meradang. Dalam kebanyakan kasus dari sakit sendi ringan dapat ditangani sendiri di rumah. Caranya dengan minum minyak ikan. Bagaimana manfaat minyak ikan dapat mengatasi sakit sendi?

Manfaat Minyak Ikan untuk Mengurangi Sakit Sendi

Minyak ikan biasa dihasilkan dari berbagai jenis ikan seperti tuna, makarel, salmon, dan sarden. Minyak ikan juga dipercaya memiliki beragam manfaat untuk kesehatan karena di dalamnya tinggi kandungan asam lemak omega-3. Kandungan Asam lemak omega 3 merupakan asam lemak esensial yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Oleh karena itu, kita bisa mendapatkan asupan omega-3 dengan memakan ikan atau minum suplemen minyak ikan.

Dalam minyak ikan terdapat dua asam lemak tak jenuh ganda, pertama asam dokosaheksanoat (DHA) dan kedua adalah ekosapentanoat (EPA). Suplemen minyak ikan biasanya memiliki sedikit kandungan Vitamin E untuk mencegah kerusakan produk. Beberapa produk minyak ikan juga dikombinasikan dengan kalsium, zat besi, atau beberapa Vitamin seperti Vitamin A, B1, B2, B3, C, atau D dan dikemas sebagai suplemen multivitamin. Satu suplemen minyak ikan bisanya mengandung dosis 500-1000mg EPA dan DHA.

Manfaat minyak ikan yang dapat mengobati sakit sendi.

Menurut berbagai penelitian, kandungan asam lemak omega-3 dalam bentuk DHA dan EPA dari suplemen minyak ikan dilaporkan mengurangi peradangan dalam tubuh. DHA dan EPA nantinya akan diubah oleh tubuh menjadi resolvin, senyawa kimia antiperadangan yang memblokir aktivitas peradangan. Dengan demikian, manfaat minyak ikan sebagai obat sakit sendi dapat membantu mengurangi gejala nyeri dan bengkak yang muncul akibat arthritis.

Menurut data dari The Association of UK Dietitians, jika Anda mengonsumsi 2 porsi (1 porsi = 140 gram) ikan yang kaya omega-3 dalam seminggu baik untuk penderita sakit sendi. Omega-3 juga terdapat pada sumber lain selain ikan, yakni dari minyak sayuran, sayuran berdaun hijau gelap, serta biji-bijian dan juga kacang-kacangan.

Namun, terlalu banyak minyak ikan juga tidak baik.

Hal ini akan membuat darah tidak dapat membeku dan meningkatkan kemungkinan terjadi pendarahan. Efek lain jika kita terlalu banyak konsumsi minyak ikan adalah mengalami mulas, mual, ruam, bau mulut, sering bersendawa dan mimisan. Jadi, sebaiknya konsumsi secara cukup.

Baca juga :

Penanganan Yang Dilakukan Saat Abses Perianal Pecah

Abses perianal adalah kondisi dimana rongga rektum terisi dengan nanah dan nanah tersebut muncul di sekitar anus. Rektum merupakan bagian terakhir dari usus besar di mana feses disimpan sebelum dikeluarkan melalui anus.

Penanganan Yang Dilakukan Saat Abses Perianal Pecah

Pengertian dari abses sendiri adalah kumpulan nanah yang terperangkap dalam jaringan tubuh dan diakibatkan adanya infeksi bakteri pada daerah setempat. Abses dapat terjadi pada bagian tubuh manapun termasuk di sekitar anal.

Langkah yang tepat dalam penanganan abses adalah melalui pengontrolan sumber infeksi yaitu dengan melakukan drainase (pengaliran) nanah yang tertimbun dalam jaringan/operasi serta pemberian antibiotik.

Namun, penanganan abses perianal pecah, Anda bisa melakukannya dengan membersihkan sendiri kantung nanah. Karena jika hanya dibiarkan dan tidak dibersihkan dengan baik makan bakteri dapat terus berkembang biak. Kecuali jika abses dengan ukuran yang cukup besar, untuk mengeluarkan dan membersihkan kantung nanah ini diperlukan tindakan pembedahan kecil oleh tim medis. Karena walaupun abses ini sudah pecah, Anda tetap disarankan untuk kembali ke dokter untuk penanganan selanjutnya.

Kantung abses harus dibersihkan dari sisa-sisa infeksi agar tidak menyebabkannya muncul lagi di kemudian hari. Setelah dibersihkan, barulah penderita biasanya akan diobati dengan antibiotik. Selain itu, Anda juga akan diberitahu cara untuk merawat luka ini agar tidak timbul infeksi baru yang berpotensi kembali menjadi abses.

Baca juga :

Saluran Tuba Falopi Tersumbat, Apa Yang Bisa Terjadi?

Saluran Falopi/Tuba falopi adalah sebuah saluran yang menghubungkan Indung Telur dengan rahim. Saluran ini berfungsi sebagai saluran bagi sel telur untuk keluar menuju rahim dan bertemu sperma. Saat saluran tuba falopi tersumbat, kondisi ini menyebabkan sperma tidak bisa masuk untuk mencapai sel telur. Tersumbatnya tuba falopi biasanya diawali dengan munculnya nyeri pada panggul saat masa subur dengan rentang waktu 12-18 hari dari hari pertama menstruasi.

Saluran Tuba Falopi Tersumbat, Apa Yang Bisa Terjadi?

Sebelum mengatasi saluran tuba falopi tersumbat, sebaiknya terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan laparoskopi operatif, yaitu suatu prosedur pembedahan minimalis dengan memasukkan semacam alat teropong ke dalam rongga perut kemudian melakukan pembedahan untuk menghilangkan sumbatan pada saluran telur Ibu. Adanya hidrosalping menunjukkan Ibu telah lama menderita infeksi pada kedua saluran telurnya sehingga terjadi sumbatan dan penumpukan cairan di dalamnya.

Pada wanita, terdapat 2 indung telur dan 2 tuba fallopi. Jika hanya satu saluran saja yang tersumbat kehamilan mungkin masih bisa terjadi. Jika seandainya kondisi saluran tuba falopi/saluran telur tersebut sudah tidak dapat diperbaiki, maka hidrosalpingnya harus segera dibuang dan Ibu beralih ke program kehamilan dengan bayi tabung.

Jika penyembuhannya tidak optimal atau masih ada sumbatan sebagian, maka Ibu memiliki risiko tinggi mengalami kehamilan di luar kandungan. Hamil di luar kandungan adalah jenis kehamilan bukan di dalam rongga rahim tetapi dapat ada di saluran telur, indung telur, mulut rahim atau di dalam rongga perut. Kondisi ini jelas berbahaya karena kehamilan yang terjadi bukan pada tempatnya.

Tidak hanya itu, infeksi yang menyebabkan pada tersumbatnya saluran tuba biasanya dikarenakan adanya infeksi menular seksual seperti Klamidia, Gonore , Herpes, CMV dll juga mempengaruhi. Pembentukan jaringan parut karena infeksi juga menyebabkan saluran tuba tersumbat.

Gejala lainnya yang bisa menjadi ciri / tanda jika saluran tuba falopi tersumbat, diantaranya :

  • Keluar cairan abnormal dari vagina.
  • Menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman selama hubungan intim.
  • Sering buang air kecil; gejala ini dirasakan bagi mereka yang memiliki sumbatan tuba akibat adhesi atau lengket.
  • Perasaan gelisah, mual dan muntah; akibat infeksi kronik pada panggul (PID).
  • Demam dan sakit kepala serius (Infeksi).
  • Nyeri saat menstruas; akibat endometriosis.
  • Sakit perut di kedua sisi, terutama di daerah perut bagian bawah; adanya adnexitis atau hidrosalping.
  • Nyeri punggung bawah.

Gejala lainnya pada tiap individu bisa mengalami perbedaan, baik itu akut maupun kronis.

Batuk Menjadi Lebih Parah Saat Malam Hari

Batuk merupakan sebuah reaksi / upaya dari tubuh untuk mengeluarkan zat asing berupa mulkus (lendir) dari saluran pernapasan, sehingga saluran napas menjadi bersih. Terutama jika batuk terjadi lebih sering (parah) saat malam hari, batuk ini justru akan mengganggu waktu yang seharusnya digunakan untuk beristirahat.

Batuk Menjadi Lebih Parah Saat Malam Hari

Batuk yang lebih sering terjadi saat malam hari biasanya terjadi akibat adanya peradangan di paru-paru atau tenggorokan. Bisa karena rokok, suhu udara rendah, flu, dan sebab lainnya. Namun, dalam kasus yang jarang terjadi, batuk di malam hari terjadi karena infeksi berat pada paru, saluran bronkus atau pada tenggorokan. Jika disertai gejala nafas pendek, irama jantung cepat, sesak, suara napas tambahan, suara jantung tambahan, dan lainnya, maka batuk malam hari bisa juga disebabkan akibat penyakit gagal jantung kongestif dan indikasi Kanker paru, terutama jika disertai keluhan batuk berdarah.

Dikarenakan ada cukup banyak kemungkinan penyebab batuk lebih parah saat malam hari, sebaiknya periksakan kondisi langsung ke dokter terdekat agar diagnosis tepat.

Baca lainnya :

Konsumsi Air Putih Berlebih Berdampak Buruk Untuk Kesehatan

Kita dianjurkan untuk mengkonsumsi air putih maksimal 8 gelas perhari. Namun, apa yang terjadi saat tubuh justru kelebihan cairan karena konsumsi air minum berlebihan, atau disebut overdosis air putih?

Konsumsi Air Putih Berlebih Berdampak Buruk Untuk Kesehatan

Overdosis air merupakan sebuah kondisi yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada keseimbangan elektrolit di dalam tubuh. Kondisi ini menyebabkan kadar natrium di dalam tubuh menurun secara drastis (hiponatremia).

Natrium, adalah sebuah komponen yang memiliki peranan penting untuk menjaga cairan tubuh tetap seimbang. Diakibatkan karena kurangnya natrium justru membuat cairan yang berada didalam tubuh akhirnya tertarik kedalam sel, termasuk salah satunya sel otak. Kondisi hiponatremia ini saat masih dalam tahap ringan, tidak menimbulkan gejala berbahaya. Namun, jika sudah sangat parah, biasanya menyebabkan penderitanya mengalami mual dan muntah, kejang, bingung hingga kematian.

Biasanya, orang-orang yang beresiko lebih besar mengalami kondisi tersebut adalah atlet olahraga. Hal ini dikarenakan atlet membutuhkan asupan air yang lebih banyak dibandingkan dengan orang pada umumnya.

Pada sebagian kecil kasus yang terjadi, kondisi overdosis air yang bukan disebabkan oleh olahraga memang bisa terjadi. Namun, pada kasus seperti ini, biasanya ditemukan adanya gangguan psikologis yang menyertai, seperti adanya keinginan untuk minum terus-menerus, atau konsumsi air yang terlalu besar hingga 5-6 kali anjuran minum dalam sehari.

Adapun cara untuk mencegah dehidrasi serta overdosis air adalah dengan memahami terlebih dahulu bagaimana kondisi tubuh Anda dan segeralah minum saat merasa haus. Haus merupakan sinyal yang menandakan bahwa tubuh sudah mulai kekurangan cairan. Lebih dari itu, pastikan untuk tidak dulu mengkonsumsi air es saat merasa sangat haus. Hal ini dikarenakan sensasi dingin dapat menyamarkan dehidrasi seolah dahaga sudah terpenuhi, padahal tentu saja belum.

Saran dari dokter, sebaiknya pahami diri, pahami kebutuhan nutrisi harian yang harus Anda penuhi. Jangan sampai sesuatu yang seharusnya menyehatkan justru mendatangkan malapetaka bagi diri sendiri, dalam kasus ini overdosis air putih.

Baca juga :

Cara Mempertahankan Kulit Tetap Lembap

Kulit yang cantik, sehat dan bersih didukung dengan kulit lembap yang membuat keindahan kulit bertahan lama. Namun, cukup sulit untuk dapat melindungi kulit, sebagai organ yang berada di luar kulit dapat menemui beberapa masalah kesehatan mulai dari terik matahari, polusi dan lain sebagainya.

Cara Mempertahankan Kulit Tetap Lembap

Cara Mempertahankan Kulit Tetap Lembap

Biasanya, untuk mengatasi masalah ini digunakanlah pelembap kulit yang dapat membantu melembapkan kulit secara alami. Namun itu juga tidak bertahan lama karena lama-lama pelembap akan menipis dan kita harus memakainya kembali. Lalu adakah cara agar kulit lembap lebih lama?

1. Penuhi asupan cairan tubuh.

Saat dehidrasi, bukan hanya tubuh yang akan lemas dan tidak bertenaga serta metabolisme yang terganggu, kulit juga akan kering. Jika kebutuhan air minum tercukupi maka kulit juga akan lembap dan tidak kering.

2. Penuhi kebutuhan sayuran dan buah.

Kedua jenis makanan sehat ini sudah jelas memiliki nutrisi yang baik untuk kesehatan kulit.

3. Manfaatkan teh hijau.

Ada banyak jenis teh hijau yang bisa kita jumpai. Antioksidan yang terdapat di dalam teh hijau diyakini mampu membuat kulit tetap segar dan lembap, juga mengatasi masalah jerawat dan komedo.

4. Mengurangi konsumsi daging.

Jika Anda ingin kulit lembap bertahan lama, cara lain yaitu dengan mengurangi konsumsi daging. Walaupun Anda memang ingin konsumsi daging, penuhi kebutuhan daging yang kaya Protein dengan kandungan lemak yang sangat rendah. Namun jika Anda adalah pencinta daging, tidak apa-apa mengkonsumsi daging setiap hari asalkan porsinya dikurangi.

Cukup mudah kan untuk mendapatkan kulit lembap? Semoga bermanfaat.

Efek Samping Radioterapi (Terapi Radiasi) Bagi Penderita Kanker

Salah satu cara medis untuk menangani Kanker adalah dengan Radioterapi atau terapi radiasi. Metode pengobatan Kanker yang satu ini cukup populer. Walaupun begitu, ternyata metode pengobatan ini tetap memiliki efek samping yang bisa ditimbulkan.

Efek Samping Radioterapi (Terapi Radiasi) Bagi Penderita Kanker

Metode lewat Radioterapi ini memakai energi Pengion (x-ray, zat radioaktif), di samping juga pembedahan dan obat. Tujuan dari pengobatan ini bisa dibagi dua, yaitu sebagai tujuan kuratif untuk penyembuhan, atau tujuan paliatif untuk memperbaiki kualitas hidup penderita.

Saat penggunaan terapi pengobatan Kanker ini, dibagi kedalam 3 cara yang berbeda.

  • Pertama, yaitu radiasi eksternal. Cara ini dilakukan dengan menempatkan sumber radiasi sedikit lebih jauh dengan tumor yang ditargetkan, umumnya sekitar 30-100 cm.
  • Kedua, adalah Brakhiterapi. Yang merupakan rumber radiasi didekatkan pada target tumor (bisa menempel), dimasukkan kedalam rongga tubuh kemudian ditanam di bagian dalam tubuh.
  • Ketiga, adalah Radiasi Internal. Pada tahap ini, menggunakan zar radiofarmaka dengan disuntik atau diminum sendiri oleh pasien.

Walaupun dikatakan jika Radioterapi termasuk populer, tapi tetap memiliki efek samping pada penderitanya. Beberapa diantaranya mengeluhkan kulit kemerahan, timbul helembung, mengalami ulkuas, dan efek lanjutan lainnya seperti pengerutan jaringan hingga pendarahan.

Di negara berkembang, kebutuhan akan Radioterapi bisa mencapai 70-80% dari total pasien kanker (IAEA, 2005). Namun, menurut dokter di Indonesia layanan yang tersedia di negara kita baru menjangkau 10-15% saja

Adapun beberapa Efek Samping Radioterapi (Terapi Radiasi) Bagi Penderita Kanker, diantaranya :

  • Jika dilakukan di bagian Kepala dan Leher, biasanya efek samping yang dirasakan tidak lain adalah kondisi mulut kering, air liur yang mengental, saulit menelan dan sakit tenggorokan, perubahan rasa pada makanan yang dikonsumsi, sariawan, kerusakan gigi, dan mual.
  • Pada bagian dada, terapi radiasi dapat menyebabkan efek samping batuk, napas pendek, dan kesulitan menelan.
  • Di bagian perut, efek samping yang terjadi biasanya mual, muntah, dan diare.
  • Pada bagian panggul, efek samping yang bisa terjadi berupa iritasi kandung kemih, sering buang air kecil, diare, dan disfungsi seksual sebagai efek dari terapi radiasi yang dilakukan di sekitar panggul.
  • Resiko yang umum dikeluhkan setelah terapi radiasi, antara lain kerontokan pada rambut, iritasi kulit di lokasi terapi, dan rasa lelah.

Efek tersebut biasanya berkurang beberapa hari atau minggu setelah pengobatan selesai. walaupun cukup jarang terjadi, Radioterapi juga memiliki kemungkinan dampak jangka panjang. Misalnya pengobatan pada bagian kelamin atau panggul berisiko menyebabkan kemandulan yang permanen.

Baca lainnya :

Perlukah Antibiotik Untuk Mengobati Radang Amandel?

Banyak fakta yang mengemukakan bahwa sakit amandel, atau tepatnya radang amandel mungkin memerlukan pengobatan dari antibiotik. Dengan kebiasaan seperti ini, pasien penderita amandel yang diberikan resep antibiotik dengan sering, bisa menyebabkan resistensi antibiotik.

Perlukah Antibiotik Untuk Mengobati Radang Amandel?

Perlukah Antibiotik Untuk Mengobati Radang Amandel?

Resistensi Antibiotik, adalah keadaan di mana kuman tidak dapat lagi dibunuh dengan antibiotik. Pada saat antibiotik diberikan, sejumlah kuman akan mati. Tapi kemudian terjadi mutasi pada gen kuman sehingga ia dapat bertahan dari serangan antibiotik tersebut. Kuman yang tidak bisa bertahan dari serangan antibiotik akan mati, tapi kuman yang mengalami mutasi akan bertahan dan hidup. Kuman ini lalu membelah dengan cepat dan terbentuklah jutaan koloni kuman yang mampu melawan antibiotik tersebut. Bila nanti kumpulan kuman ini menginfeksi individu lain, maka antibiotik tersebut tak akan mampu mengatasi infeksi tersebut.

Lalu apa dampaknya jika sudah terjadi Resistensi?

Jika Resistensi antibiotik terjadi, secara langsung pasien akan semakin sedikit mendapat pilihan jenis obat-obatan yang dipakai dalam mengobati infeksinya. Dapat diambil contohnya; beberapa tahun setelah penggunaan penisilin secara massal, kuman Staphylococcus aureus merupakan salah satu yang mengalami resisten. Bakteri ini merupakan bagian dari mikroflora yang hidup di kulit manusia. Sekarang, sebagian besar Staphylococcus aureus resisten terhadap banyak antibiotik dan infeksinya menjadi lebih sulitsulit ditangani.

Jadi sudah jelas bukan? Jika pengobatan bakteri dan virus, terutama virus tidak harus selalu bergantung pada obat antibiotik. Anda harus cermat karena sesuatu yang dilakukan secara berlebihan tidak baik. Pilihlah jenis pengobatan yang aman, efektif dan tidak memiliki dampak buruk jika dikonsumsi jangka panjang sekalipun. Salah satu obat yang bisa digunakan dalam keadaan seperti ini adalah QnC Jelly Gamat.

Baca : Obat Herbal Untuk Sembuhkan Penyakit Amandel

Waspadai Gejala Kanker Yang Sering Terabaikan

Sudah dari sejak lama jika para dokter menasehati kita agar sejak sedini mungkin melakukan pemeriksaan jika mulai merasakan ada sesuatu yang salah dengan tubuh. Namun, gejala-gejala yang ‘telihat ringan’ seperti misalnya gatal-gatal, bisa saja termasuk sinyal kecil dari tubuh terhadap kemunculan sel-sel abnormal berbahaya (sel kanker).

Waspadai Gejala Kanker Yang Sering Terabaikan

Sebelum terlambat untuk penanganannya, ada baiknya kita mewaspadai beberapa gejala kanker yang kerapkali terabaikan. Apa saja? Ini dia selengkapnya.

  • Benjolan di bawah kulit payudara.

Adanya benjolan pada payudara dapat Anda ketahui sejak dini. Misalnya, saat Anda mandi, kemudian menekan dengan lembut payudara Anda untuk mencari ada atau tidaknya benjolan yang dimaksud. Jika Anda menemukan benjolan yang janggal pada payudara Anda, segera konsultasikan dengan dokter.

  • Benjolan di mulut atau lidah.

Biasanya, benjolan berwarna putih tanda adanya kanker muncul di dalam mulut, gusi, atau tenggorokan. Benjolan tersebut kerap diacuhkan begitu saja, padahal bisa saja termasuk gejala kanker.

  • Luka yang tidak kunjung sembuh.

Jika Anda mendapati luka pada bagian tubuh tertentu yang tak kunjung sembuh, hal tersebut dapat digolongkan sebagai salah satu tanda penyakit kanker. Kebanyakan penderita kanker mengalami hal ini dan langsung mengetahui bahwa itu merupakan tanda adanya kanker dalam tubuhnya.

  • Sulit mengunyah dan kehilangan nafsu makan.

Sulit mengunyah serta kehilangan nafsu makan digolongkan menjadi tanda-tanda awal terserang kanker. Kesulitan mengunyah makanan hingga sistem pencernaan Anda mengalami gangguan tidak boleh dianggap sepele.

  • Gatal-gatal.

Tubuh akan mengkategorikan sel kanker sebagai bakteri. Hal ini juga secara otomatis menandakan saat ada bakteri masuk ke tubuh, sistem imun dalam tubuh akan melakukan perlawanan. Perlawanan yang dilakukan tidak lain adalah sistem imun dalam tubuh tersebut akan meningkatkan tekanan darah pada area timbulnya kanker, sehingga menyebabkan area tersebut panas dan terasa sangat gatal.

  • Radang usus.

Jika saat buang air besar Anda menemukan bercak darah, segera periksakan ke dokter. Bisa jadi hal tersebut merupakan gejala kanker darah.

  • Terjadi perubahan warna urin.

Jika urin kemudian mengalami perubahan warna, bau, bahkan mengeluarkan darah saat buang air kecil, jangan buang-buang waktu, segera periksakan ke dokter.

  • Terjadi pendarahan.

Pendarahan tanpa sebab harus segera ditangani sebab darah yang keluar dari rahim, puting payudara, atau bagian tubuh lainnya harus segera diperiksa dan diketahui apa penyebabnya.

  • Mengalami perubahan suara.

Kanker yang menyerang tenggorokan dapat dideteksi dengan perubahan nada suara Anda.

  • Batuk berdarah.

Tanpa sebab yang jelas, kemudian Anda mengalami batuk yang tak kunjung sembuh. Kanker tenggorokan, paru-paru, dan perut dapat menyebabkan terjadinya batuk tanpa henti. Merasakan sakit dan sesak di dada saat batuk bahkan mengeluarkan darah. Anda harus ekstra hati-hati dan segera periksakan ke dokter.

Semoga bermanfaat, salam!

Posted by Obat Kanker Payudara

Gangguan Kesehatan Yang Biasa Terjadi Pada Wanita Hamil

Tidak hanya orang dalam keadaan biasa-biasa saja yang bisa terserang penyakit, dalam kondisi hamil pun, pada ibu biasanya mengalami masalah kesehatan tersendiri.

Seperti yang dikatakan di dalam forum ibu hamil, mengapa ibu hamil mudah mengalami gangguan dan masalah kesehatan? Mengapa ibu hamil terkadang sering sakit-sakitan? Nah penjelasannya gampang! Ternyata alasannya adalah karena ibu kurang mengkonsumsi asupan makanan atau minuman yang bergizi saat hamil. Karena ketika hamil, ibu harus memilih-memilah makanan yang bergizi bukan hanya untuk dirinya, tapi juga untuk janin di kandungannya agar janin berkembang dengan baik dan lahir dengan sehat pada saatnya.

Gangguan Kesehatan Yang Biasa Terjadi Pada Wanita Hamil

Namun tidak menutup kemungkinan dikarenakan alasan tertentu, ibu hamil juga tidak dapat menerima asupan makanan yang baik entah karena pengaruh hormon dan lain-lain. Akibatnya ibu hamil mengalami masalah dan gangguan kesehatan.

Umumnya, ibu hamil memiliki gangguan kesehatan yang sama antara ibu lainnya, dan berikut adalah contoh beberapa Gangguan Kesehatan Yang Biasa Terjadi Pada Wanita Hamil, diantaranya :

1. Muntah-muntah.

Normal jika mual dan muntah berlangsung dalam trimester pertama kehamilan. Namun, jika muntah-muntah terjadi berlebihan sampai 7 kali dalam sehari, kondisi ibu menjadi lemah, tidak berselera makan, berat badan menurun, dan nyeri ulu hati. Keadaan demikian tidak boleh dibiarkan. Mintalah bantuan bidan atau dokter. Kemungkinan ibu hamil sedang mengidap penyakit berat dan memerlukan perawatan rumah sakit. Kekurangan makanan dan cairan perlu dikoreksi dengan pemberian cairan infus. Jika tidak dikoreksi, buruk pengaruhnya terhadap anak di kandungan maupun pada diri ibu sendiri.

2. Kehamilan lewat 5 bulan, tak merasa ada gerakan janin.

Jika betul itu dialami, kemungkinan anak sudah mati dalam kandungan. Dokter dan bidan perlu segera memastikannya. Jika dari pemeriksaan tidak terdengar lagi bunyi jantung anak, berarti anak memang sudah mati. Bayi mati dalam kandungan harus segera dikeluarkan. Jika tidak dikeluarkan, dapat mengganggu ibu. Bayi mati di kandungan lama-lama akan mengering, dan perut ibu semakin susut mengecil. Ibu harus curiga bayi sudah mati dalam kandungan jika perutnya semakin hari semakin mengempis.

3. Berat badan naik berlebihan.

Waspadalah jika berat badan ibu hamil naik lebih dari 1 kg dalam seminggu, terkadang disertai tungkai dan mata kaki yang membengkak, tekanan darah meninggi, air seni keruh, nyeri kepala, dan penglihatan berkunang-kunang. Kemungkinan itu merupakan gejala dan tanda pre-eclampsia, yang jika dibiarkan akan masuk ke dalam eclampsia, penyakit yang mengancam nyawa ibu maupun anak jika tidak segera ditanggulangi.

4. Terjadi gangguan ginjal.

Ibu hamil juga dapat menderita gangguan ginjal. Sering demam-demam, air seni keruh, tekanan darah mungkin meninggi, sering mual-mual (lagi), atau sampai muntah-muntah, nyeri kepala, dan mungkin tidak enak di pinggang. Gangguan ginjal pada ibu hamil perlu segera diobati. Mungkin perlu perawatan rumah sakit.

5. Sering berdebar-debar, sesak napas, dan lekas lelah.

Waspadalah jika keluhan tersebut berlangsung terus-menerus, dan kian hari kian bertambah berat. Jika tadinya keluhan itu muncul hanya pada saat melakukan aktivitas fisik, namun sekarang tidak melakukan aktivitas fisik pun sudah berdebar dan sesak napas, kemungkinan ada gangguan jantung dalam kehamilan (vitium cordis). Ibu dengan kondisi begini memerlukan perawatan khusus di rumah sakit, dan pertolongan khusus pula sewaktu persalinan.

6. Anemia.

Jika wajah pucat-pasi, merah mata dan telapak tangan pucat, lekas lelah, lemah, dan lesu, kemungkian ibu hamil menderita kurang darah (anemia). Sel-sel darah merah kekurangan unsur hemoglobin. Pada ibu hamil, anemia sering disebabkan oleh kekurangan zat besi. Anemia yang berat bisa mengganggu jantung juga. Keluhan sering berdebar pada pasien anemia kemungkinan karena sudah sampai stadium membebani jantung.

Anemia kekurangan zat besi mudah diatasi dengan pemberian tambahan pil zat besi (sulfas ferosus), atau tablet penambah zat besi lainnya. Anemia dalam kehamilan berefek buruk pada kehamilan, selain juga berefek buruk pada janin yang dikandung. Pasokan zat asam janin kurang dari normal. Gangguan plasenta dan perdarahan pasca-persalinan sering terjadi pada ibu hamil yang anemia.

7. Gangguan kelenjar gondok.

Jika kelopak mata sembab menonjol, tapi bukan sakit mata, jemari gemetar, sering berdebar-debar walau tidak habis melakukan aktivitas fisik, badan terasa lebih panas (gerah) dari biasa, dan banyak berkeringat, kemungkinan ini gejala aktivitas kelenjar gondok di batang leher berlebihan (hyperthyroid).

Kelenjar gondok tidak harus membengkak seperti pada penyakit gondok endemik akibat kekurangan iodium, namun fungsi gondoknya saja yang berlebihan, sehingga menimbulkan keluhan dan gejala seperti di atas itu. Agar tidak sampai mengganggu kehamilan, maupun janin yang dikandung, gangguan kelenjar gondok pun perlu diatasi.

8. Kencing manis.

Ibu hamil dicurigai kencing manis jika bertubuh gemuk, berasal dari keluarga dengan riwayat kencing manis, mengeluh sering haus terus, banyak berkemih, dan merasa lapar terus. Ibu hamil dengan kencing manis akan melahirkan anak yang lebih besar dari normal. Seberapa bisa, kencing manis ibu hamil terkontrol agar tidak berpengaruh buruk terhadap anak yang dikandung. Pertolongan khusus perlu diberikan untuk bayi yang dilahirkan dari ibu yang kencing manis.

9. Ibu hamil dengan infeksi.

Ibu hamil dengan demam tinggi dan berlangsung lebih dari 3 hari harus dipikirkan kemungkinan terjadi infeksi. Apa pun penyebab infeksinya, tidak menyehatkan bagi janin yang dikandung. Dokter perlu memeriksa kalau-kalau infeksinya berefek buruk terhadap anak.

10. Kejang-kejang.

Ibu hamil dengan kejang-kejang tidak boleh dianggap enteng. Kejang-kejang sendiri bisa disebabkan oleh infeksi selaput otak (meningitis), atau pada otak sendiri (encephalitis). Namun, paling sering disebabkan oleh penyakit eclampsia seperti sudah dibahas di atas. Jangan tunda pergi ke dokter, sebab setiap kejang-kejang harus dianggap keadaan yang serius.

11. Keluar darah dan lendir dari liang rahim.

Keluar darah dari liang rahim pada masa kehamilan kurang dari 28 minggu atau 7 bulan, kemungkinan terjadi keguguran. Ancaman keguguran yang masih awal dapat dibendung dengan perawatan khusus, agar janin selamat sampai cukup bulan. Namun akan gagal mempertahankan kehamilan jika perdarahan telanjur banyak dan berlebihan.

Keluar darah pada kehamilan yang lebih tua, kemungkinan ada gangguan pada air-ari. Keluar darah dapat disertai rasa nyeri mulas melilit di perut bawah, bisa juga tidak. Keluarnya darah dengan rasa nyeri disertai keluarnya lendir, apalagi jika sampai keluar air ketuban (menyerupai air seni), tergolong keadaan gawat darurat kehamilan. Ibu harus segera dilarikan ke rumah sakit, mencegah seberapa mungkin dalam 24 jam kehamilan masih dapat dipertahankan.

12. Kehamilan terganggu.

Jika pada kehamilan muda (6-10 minggu) atau kurang dari dua setengah bulan keluar perdarahan dari liang rahim, disertai nyeri, mulas melilit di perut bawah, selain kemungkinan keguguran, dapat juga sebab kehamilan yang terganggu (KET atau Kehamilan Ektopik Terganggu).

Normalnya, kehamilan tumbuh di dalam rongga rahim. Namun, tidak demikian dengan kehamilan yang tersasar ke tempat tumbuh yang lain. Kehamilan di luar rahim disebut kehamilan ektopik (ectopic pregnancy), yang dapat terjadi di saluran telur, indung telur, atau di mana saja di luar rahim. Kehamilan di luar rahim dapat saja selamat sampai kehamilan cukup bulan, namun lebih sering mengalami gangguan. Jika kehamilan yang tersasar sampai terganggu, terpaksa anak harus dikeluarkan kendati belum cukup bulan.

13. Keluar darah setelah kehamilan 28 minggu.

Jika keluar darah setelah kehamilan 28 minggu atau 7 bulan, kemungkinan ada gangguan pada ari-ari. Kalau bukan luruhnya ari-ari dari perlekatannya pada dinding rahim (solutio placentae), kemungkinan lain adalah mengelupasnya sebagian tepi ari-ari dari dinding rahim lantaran lokasi perlekatannya berada di sekitar mulut rahim (placentae praevia). Keduanya tergolong gawat darurat yang memerlukan pertolongan rumah sakit segera.

14. Keluar cairan ketuban.

Ketuban atau bungkus bayi dalam kandungan tidak boleh pecah sebelum tiba waktunya persalinan. Jika sampai pecah, berarti cairan ketuban akan tumpah keluar dari liang rahim, dan anak yang seharusnya terlindung steril di dalamnya terancam bahaya tercemar oleh bibit penyakit dari dunia luar. Keadaan ini disebut Ketuban Pecah Dini (KPD), yakni keluar cairan menyerupai air seni tapi tak berbau pesing, sebelum merasa mulas-mulas tanda awal persalinan.

Baca lainnya :