Obat Kanker Payudara

Pengobatan Berbagai Jenis Penyakit Kanker Termasuk Kanker Payudara Tanpa Harus Kemoterapi
 

+menu-

Tips Sederhana Merawat Penderita Stroke Di Rumah

Dikutip dari laman klikdokter, “Penderita stroke yang tidak dirawat dengan benar menyebabkan tingginya angka kecacatan.” Menyikapi hal demikian, tentu menjadi sebuah tantangan agar kita terutama yang memiliki pasien stroke di rumah untuk melakukan perawatan lebih baik.

Tips Sederhana Merawat Penderita Stroke Di Rumah

Di Indonesia sendiri, penyakit stroke adalah nomor 3 yang paling mematikan. Stroke, adalah kelainan neurologi yang terjadi secara tiba-tiba (mendadak), dan berlangsung dalam 24 jam karena adanya kelainan pada pembuluh darah otak. Penderita stroke, diharuskan mendapat pertolongan yang cepat setelah serangan terjadi. Pertolongan pertama yang bisa dilakukan pada penderita stroke adalah segera membawanya kerumah sakit terdekat.

Setelah kondisi pasien dinyatakan stabil, Anda bisa membawa penderita stroke segera pulang dan melanjutkan perawatan dirumah. Nah, saat perawatan inilah Anda harus benar-benar memperhatikan beberapa hal penting untuk membantu penderita stroke. Diantaranya :

  • Anda adalah asisten pribadinya.

Berperilaku seperti asisten pribadi untuknya. Ini karena Anda dituntut untuk membantu pasien mengatasi kelumpuhannya, sehingga dapat beraktivitas sebagaimana mestinya. Jika pasien belum mampu bergerak sendiri, bantulah ia untuk bergerak miring ke salah satu sisi, dan diberikan penyangga agar pasien merasa nyaman.

  • Ajak pasien untuk lebih banyak bergerak.

Latih anggota gerak pasien. Caranya dengan menggerakan semua sendi dua hari sekali secara rutin, guna mencegah kekakuan pada bagian yang ‘lemah’. Gerakan anggota tubuh secara perlahan dengan arah menekuk dan lurus secara berulang. Hal ini dapat merangsang sel-sel otak untuk menggerakan bagian tubuh tersebut.

  • Membantu pasien berjalan.

Jika terdapat kelemahan di anggota gerak bawah, Anda dapat melatih pasien untuk berjalan dan menjaga keseimbangannya saat berdiri.

  • Ajak pasien bicara.

Agar pasien dapat berkomunikasi dengan lancar, ajaklah ia berbicara. Saat bicara, hadapkan wajah Anda ke pasien, agar ia bisa melihat gerak bibir dan ekspresi wajah Anda. Usahakan untuk berbicara dengan tenang dan perlahan, dan dengan intonasi suara yang tidak tinggi.

  • Bantu pasien untuk menelan.

Gangguan menelan sering terjadi pada pasien stroke. Bantu ia untuk melewati kondisi ini. Caranya adalah dengan memosisikan pasien duduk tegak, 60⁰ sampai 90⁰ derajat saat makan. Saat pasien hendak menelan makanannya, beri arahan untuk memutar kepala ke sisi yang lemah, menekuk leher dan kepalanya. Ini bertujuan agar jalan napas pasien mudah menutup saat menelan makanan.

  • Bantu pasien berpikir.

Anda dapat membantu pasien untuk memberi informasi hari, waktu, dan memgingat orang-orang yang ada di sekitarnya.

  • Jangan berikan pasien kasur yang empuk.

Hindari memberikan pasien tempat tidur dengan kasur yang empuk. Ini karena tempat tidur yang demikian membuat otot-otot tubuh mengalami kelemahan kekuatan otot.

  • Menciptakan lingkungan yang aman.

Untuk menjaga keamaan pasien, sebaiknya Anda menjauhkan barang atau sesuatu yang berbahaya darinya. Misalnya, mengatur tempat tidur agar tidak terlalu tinggi, meletakkan benda-benda yang sering digunakan pasien pada jarak jangkaunya, dan pastikan area kamar mandi menggunakan keset agar pasien tidak mudah terjatuh.

Rekomendasi pengobatan >> Obat Tradisional Untuk Penyakit Stroke Ringan <<

Memang tidak mudah untuk hidup berdampingan dengan penderita stroke. Tapi langkah Anda untuk tetap mendukung kesembuhan dan menjaganya, adalah bentuk kepedualian yang sudah cukup membuat penderita stroke merasa nyaman dan mendapatkan kembali kualitas hidupnya.

This entry was posted in Tips Kesehatan. Bookmark the permalink.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *