Obat Kanker Payudara

Pengobatan Berbagai Jenis Penyakit Kanker Termasuk Kanker Payudara Tanpa Harus Kemoterapi
 

+menu-

Waspada 3 Jenis Makanan Dan Minuman Pemicu Kanker

Siapapun akan meringis mendengar satu kata tentang penyakit ini, kanker. Ya, kanker adalah salah satu dari sekian banyaknya penyakit yang diketahui sangat meamtikan, hingga menimbulkan kematian terbanyak pada sebagian besar pasien penderitanya. Kanker pun bermacam-macam, mulai dari kanker payudara, kanker otak, kanker yang menyerang sistem pencernaan lainnya, kanker mata dan masih banyak lagi.

Penyebab dari kanker sendiri sampai saat ini belum diketahui secara pasti namun kanker dapat dipicu dari beberapa faktor yang umum yang kita kenal. Bisa saja dari kebiasaan buruk, juga dari makanan dan minuman yang kita konsumsi! Menurut penelitian bahkan memang ada sebagian besar dari pemicu kanker adalah karena jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi. Ingin tau apa saja makanan dan minuman pemicu kanker tersebut? Ini dia selengkapnya.

Waspada 3 Jenis Makanan Dan Minuman Pemicu Kanker

  • Daging merah.

Daging merah merupakan sumber protein, zat besi, dan seng yang baik. Tetapi mengonsumsi terlalu banyak daging merah dan produk berbahan dasar daging merah lainnya ternyata berisiko dengan meningkatnya terkena penyakit kanker usus. Yang dimaksud daging merah disini adalah daging yang saat belum dimasak mempunyai warna merah, antara lain daging sapi serta daging kambing. Akan tetapi produk daging olahan lain seperti ham, sosis, dan daging asap, bukan lagi termasuk kelompok yang diduga dapat menyebabkan kanker tetapi sudah dikategorikan sebagai bahan karsinogenik. Artinya, daging olahan berada dalam kategori yang sama dengan rokok dan konsumsi alkohol berlebihan diketahui sebagai penyebab kanker.

Menurut para ahli, mengkonsumsi daging merah dan produk daging olahan secara berlebihan terkait dengan peningkatan risiko kanker usus tiap 50 gram daging olahan, yaitu setara dengan ukuran hot dog rata-rata, dapat meningkatkan risiko kanker usus hingga 18%. Selain kanker usus, konsumsi daging merah berlebih juga diduga dapat meningkatkan risiko kanker pankreas dan prostat.

Jika dalam sehari seseorang mengonsumsi lebih dari 90gram daging merah atau produk daging olahan, maka saatnya untuk menguranginya. 90gram kurang lebih setara dengan tiga iris tipis daging seukuran potongan setengah roti tawar. Dosis harian yang diperbolehkan untuk daging merah dan/atau produk daging olahan adalah 70gram atau kurang. Sebagai langkah lain, Anda bisa mengganti konsumsi daging merah dengan daging unggas, seperti ayam dan bebek.

Selain itu, mengolah daging merah sendiri dapat mempengaruhi risiko kanker. Begini caranya: Memanggang daging dapat menyebabkan bahan makanan tersebut menjadi bersifat karsinogenik atau menyebabkan kanker. Cara yang paling sehat untuk mengkonsumsi daging merah adalah dengan dikukus dan direbus.

Hindari menjadikan daging merah sebagai menu utama. Sebaliknya, maksimalkan sayur serta biji-bijian utuh dalam menu makanan Anda. Pada umumnya mengonsumsi terlalu sering dan terlalu banyak makanan berlemak dapat menyebabkan obesitas sehingga dapat meningkatkan risiko terhadap beberapa jenis kanker, seperti kanker usus, kanker payudara, kanker ginjal, kanker ovarium, serta kanker pankreas.

Waspada 3 Jenis Makanan Dan Minuman Pemicu Kanker

  • Makanan kemasan.

Penelitian menemukan bahwa sebagian makanan ringan kemasan, seperti keripik kentang, mengandung bahan Akrilamida, yaitu bahan yang kemungkinan dapat memicu kanker. Bahan ini dapat terbentuk saat makanan yang kaya karbohidrat (mengandung tepung dan gula) dipanggang atau digoreng. Selain itu kemasan vinil klorida juga merupakan bahan yang bersifat karsinogenik atau memicu kanker.

Waspada 3 Jenis Makanan Dan Minuman Pemicu Kanker

  • Minuman keras.

Terlalu banyak mengonsumsi minuman keras membuat pengonsumsi lebih berisiko mengalami kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker payudara, kanker usus, hingga kanker hati. Tidak ada satupun obat, atau makanan yang dapat mencegah datangnya kanker. Risiko kanker hanya dapat dikurangi dengan memraktikkan gaya hidup sehat tiap hari. Mengonsumsi dan mengolah sendiri beragam makanan yang sehat kaya serat seperti buah dan sayur setidaknya 5 porsi sehari dapat mengurangi risiko terhadap beberapa jenis kanker.

Perbanyak konsumsi protein dari sumber yang lebih sehat seperti ikan, kacang-kacangan, telur. Sebaliknya, batasi konsumsi makanan dan minuman yang berkadar gula tinggi, seperti kue manis dan biskuit.

Cara lainnya yang bisa mengurangi risiko kanker selain pola makan yang baik adalah berhenti merokok, membatasi konsumsi minuman keras, serta melindungi kulit dari paparan sinar UV yang dapat berbahaya.

Baca juga : Tanda-tanda Penyakit Kanker Payudara Stadium 1

Waspada 3 Jenis Makanan Dan Minuman Pemicu Kanker |

This entry was posted in Artikel Kesehatan. Bookmark the permalink.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *